Asal nama dan kependudukan Nagari Sungai Kambut menurut cerita nenek nenek dahulunya adalah sebuah sungai yang mengalir ke batanghari dan sungai tersebut melintasi jalan setapak bagi nenek moyang kami untuk berulang dari kampung ke ladangnya. Sedemikian lama berulang, pada waktu melintasi sungai tersebut yang mana jembatannya hanya dua buah kayu bulat, pada melintasi sungai tersebut nenek moyang kami tergelincir pada waktu hari hujan maka jatuhlah kambuik yang dibawa oleh nenek moyang kami itu.Kambuik adalah sebuah ketiding yang terbuat dari daun rumbai (daun pandan) yang dianyam dan diberi tali juga dari daun rumbai yang mana anyaman tersebut merupakan tradisi dari nenek moyang dulunya.

Rumbai tersebut itulah tempat untuk membawa padi jaman dahulunya. Dengan jatuhnya kambuik tersebut sehingga nenek moyang kami berkualan untuk mencarinya, beberapa jam kemudian, setelah hari sore kambuik tersebut ditemukan ditepi sungai batang hari dan nenek moyang kami lansung pulang ke rumahnya maka diberilah nama sungai tersebut sungai kambut, termasuk nagari kami yang ada sekarang.

Bagikan Berita